Kamis, 21 Juni 2018

PPDB SMK PAKUNGWATI TAHUN PELAJARAN 2018/2019


Buat kamu yang sudah lulus SMP dan bingung mau lanjut kemana?? yuk gabung dan daftar ke SMK Pakungwati.. apalagi buat kamu yang suka Menari, main musik, bernyanyi dan menyukai kesenian. ayo belajar dan tingkatkan lagi bakat dan hobimu di SMK Pakungwati.

Pendaftaran bisa datang langsung ke Sekretariat Kampus SMK Pakungwati Jl. Brigjen Dharsono (By Pass) Sunyaragi - Pujagalana Goa Sunyaragi Kota Cirebon.

atau bisa tanya langsung via WA Bu Titin (085324613004) atau Bu Dian (089614915044)

ada 3 Program keahlian:
1. Seni Tari (Program Unggulan)
2. Seni Karawitan (Musik Tradisional)
3. Usaha Perjalanan Wisata


Persyaratan:
1. Surat Keterangan Lulus
2. Fotocopy Ijazah SMP dan SKHUN (Jika sudah ada)
3. Fotocopy NISN
4. Fotocopy KK
5. Fotocopy KTP kedua Orangtua
6. Fotokopi Sertifikat/Piagam Prestasi (Jika ada)
7. Pas Foto 3x4 dan 4x6 (masing-masing 4 Lembar)
8. Surat Kelakuan Baik dari Sekolah
9. Fotokopi Kartu Indonesia Pintar (Jika ada)
10. Mengisi Formulir PPDB SMK Pakungwati

Setiap Sekolah mempunyai tujuan dan visi yang hampir sama yakni mencetak generasi yang unggul, bertaqwa, berwawasan global dan siap kerja, tapi di SMK Pakungwati, kamu akan mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan juga merasakan perjuangan from zero to hero.

Rabu, 16 Mei 2018

DOKUMENTASI UJIAN KENAIKAN KOMPETENSI SMKPAKUNGWATI TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Setiap akhir semester, SMK Pakungwati mengadakan Ujian Kenaikan Kompetensi Seni Tari untuk setiap tingkatan. berikut beberapa dokumentasi UKK Tahun Pelajaran 2017/2018 yang dilaksanakan hari sabtu, 11 Mei 2018 di kampus SMK Pakungwati.








SMK PAKUNGWATI KEMBALI MENYABET GELAR JUARA 1 FLS2N KATEGORI TARI TRADISIONAL DAN MUSIK DAERAH SMK KOTA CIREBON TAHUN 2018

Puji syukur kehadirat Allah SWT. karena hari senin kemarin Tanggal 15 Mei 2018 bertempat di Gedung Kesenian rarasantang Kota Cirebon, SMK Pakungwati kembali menjuarai Lomba Tari Tradisional dan Musik daerah dalam Seleksi Festival Lomba Seni Siswa Nasional atau yang lebih dikenal dengan FLS2N. Dengan demikian SMK Pakungwati akan kembali menjadi delegasi Kota Cirebon dalam FLS2N tingkat Provinsi yang akan dilaksanakan sekitar Agustus sampai September 2018 di Lembang Bandung.

Result FLS2N Kota Cirebon 2018

Kategori Tari Tradisional:
Juara 1 : SMK Pakungwati
Juara 2 : SMK Cendekia
Juara 3 : SMK Bina Insan Mandiri

Kategori Musik Daerah:
Juara 1 : SMK Pakungwati
Juara 2 : SMK Veteran Group 1
Juara 3 : SMK Veteran Group 2

Congratulation untuk Guru-guru dan siswa-siswi SMK Pakungwati. semangat berjuang untuk FLS2N Provinsi!!!



Rabu, 21 Februari 2018

SOSIALISASI DAN PUBLIKASI PAGELARAN SENDRATARI UJI KOMPETENSI SMK PAKUNGWATI KE SMP/MTS SE KOTA DAN KABUPATEN CIREBON










Publikasi dan Sosialisasi acara pagelaran sendratari dalam rangka uji kompetensi perlu dilakukan agar masayarakat cirebon khususnya pelajar tahu dan tertarik untuk datang.
Hari ini Team Publikasi dan Dokumentasi yang dipimpin oleh Bu Titin Guru SMK Pakungwati, melakukan sosialisasi ke SMP/MTs se Kota dan Kabupaten Cirebon yang tentunya juga didukung langsung oleh Bapak Kabid Disdik Kabupaten dan Kota juga seluruh Guru Seni Budaya.

 Semangat!!!Jangan lupa dateng yah!!!

Senin, 19 Februari 2018

BTS PHOTOSHOT UNTUK PERSIAPAN UJI KOMPETENSI 2018






Behind the Scene Photoshot untuk Uji Kompetensi 2018

LATIHAN PERSIAPAN UJI KOMPETENSI 2018








Menghadapi Uji Kompetensi bagi kelas XII merupakan tugas akhir sekolah yang tidaklah mudah, dimana hasildari Uji Kompetensi merupakan pnilaian akhir yang sangat dipertimbangkan untuk kelulusan. selain Ujian Nasional tertulis yang sekarang menjadi UNBK, Uji Kompetensi atau UK juga menjadi penilaian yang paling mendasar terutama bagi siswa SMK. Ini merupakan Ujian tentang bagaimana keahlian siswa SMK sesuai bidang keahliannya. karena kami adalah siswa-siswi Seni Tari, kompetensi Tari lah yang diujikan.
Tema yang kita usung dalam UK kali ini adalah Sendratari, dimana yang dipertunjukan tidak semua tentang tari, tapi seni pertunjukan yang mempertontokan tarian dan seni dalam berakting atau drama.
Lintang Kerti Dederetan adalah judul yang kita usung.

bagaimana sih cerita dan pertunjukannya???

Jangan lupa datang ke GK. Rarasantang yah tanggal 3 Maret 2018.

KESENIAN SINTREN CIREBON



Ada yang tahu kesenian Sintren??? pasti tahu semua dong?!!

Salah satu tradisi lama rakyat pesisiran Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat, tepatnya di Cirebon, adalah Sintren. Kesenian ini kini menjadi sebuah pertunjukan langka bahkan di daerah kelahiran Sintren sendiri. Sintren dalam perkembangannya kini, paling-paling hanya dapat dinikmati setiap tahun sekali pada upacara-upacara kelautan selain nadran, atau pada hajatan-hajatan orang gedean.


Berdasarkan keterangan dari berbagai sumber kalangan seniman tradisi cirebon, Sintren mulai dikenal pada awal tahun 1940-an, nama sintren sendiri tidak jelas berasal dari mana, namun katanya sintren adalah nama penari yang masih gadis yang menjadi staring dalam pertunjukan ini.


Sintren adalah kesenian tari tradisional masyarakat Jawa, khususnya di 

Cirebon. Kesenian ini terkenal di pesisir utara Jawa Barat dan Jawa Tengah, antara lain di Indramayu, Cirebon, Majalengka, Jatibarang, Brebes, Pemalang, Banyumas, dan Pekalongan. Kesenian Sintren dikenal juga dengan nama lais. Kesenian Sintren dikenal sebagai tarian dengan aroma mistis/magis yang bersumber dari cerita cinta kasih Sulasih dengan Sulandono.




Sejarah tari sintren


Kesenian Sintren berasal dari kisah Sulandono sebagai putra Ki Baurekso hasil perkawinannya dengan Dewi Rantamsari. Raden Sulandono memadu kasih dengan Sulasih seorang putri dari Desa Kalisalak, namun hubungan asmara tersebut tidak mendapat restu dari Ki Baurekso, akhirnya R. Sulandono pergi bertapa dan Sulasih memilih menjadi penari. Meskipun demikian pertemuan di antara keduanya masih terus berlangsung melalui alam gaib.


Pertemuan tersebut diatur oleh Dewi Rantamsari yang memasukkan roh bidadari ke tubuh Sulasih, pada saat itu pula R. Sulandono yang sedang bertapa dipanggil oleh roh ibunya untuk menemui Sulasih dan terjadilah pertemuan di antara Sulasih dan R. Sulandono. Sejak saat itulah setiap diadakan pertunjukan sintren sang penari pasti dimasuki roh bidadari oleh pawangnya, dengan catatan bahwa hal tersebut dilakukan apabila sang penari masih dalam keadaan suci (perawan). sintren jg mempunyai keunikan trsendiri yaitu trlihat dri panggung alat-alat musiknya yg trbuat dri tembikar atau gembyung dan kipas dri bambu yg ketika ditabuh dgn cara trtentu menimbulkan suara yg khas.


Bentuk pertunjukan


Sintren diperankan seorang gadis yang masih suci, dibantu oleh pawang dengan diiringi gending 6 orang. Dalam perkembangannya tari sintren sebagai hiburan budaya, kemudian dilengkapi dengan penari pendamping dan bodor (lawak).


Dalam permainan kesenian rakyat pun Dewi Lanjar berpengaruh antara lain dalam permainan Sintren, si pawang (dalang) sering mengundang Roh Dewi Lanjar untuk masuk ke dalam permainan Sintren. Bila, roh Dewi Lanjar berhasil diundang, maka penari Sintren akan terlihat lebih cantik dan membawakan tarian lebih lincah dan mempesona.


Kesenian Sintren terdiri dari para juru kawih/sinden yang diiringi dengan beberapa gamelan seperti buyung,sebuah alat musik pukul yang menyerupai gentong terbuat dari tanah liat, rebana, dan waditra lainya seperti , kendang, gong, dan kecrek. Sebelum dimulai, para juru kawih memulai dengan lagu-lagu yang dimaksudkan untuk mengundang penonton. Syairnya begini: 


"Tambak tambak pawon


Isie dandang kukusan


Ari kebul-kebul wong nontone pada kumpul". 


Syair tersebut dilantunkan secara berulang-ulang sampai penonton benar-benar berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan Sintren. Begitu penonton sudah banyak, juru kawih mulai melantunkan syair berikutnya,


"Kembang trate


Dituku disebrang kana


Kartini dirante


Kang rante aran mang rana"


Di tengah-tengah kawih diatas, muncullah Sintren yang masih muda belia. Konon menurut Ny. Juju. Seorang sintren haruslah seorang gadis, kalau Sintren dimainkan oleh wanita yang sudah bersuami, maka pertunjukan dianggap kurang pas, dalam hal ini Ny. Juju enggan lebih jauh menjelaskan kurang pas yang dimaksud semacam apa. ”Pokoknya harus yang masih perawan,” katanya menegaskan.


Kemudian sintren diikat dengan tali tambang mulai leher hingga kaki, sehingga secara syariat, tidak mungkin Sintren dapat melepaskan ikatan tersebut dalam waktu cepat. Lalu Sintren dimasukan ke dalam sebuah carangan (kurungan) yang ditutup kain, setelah sebelumnya diberi bekal pakaian pengganti. Gamelan terus menggema, dua orang yang disebut sebagai pawang tak henti-hentinya membaca mantra dengan asap kemenyan mengepul. Juru kawih terus berulang-ulang nembang :


"Gulung gulung kasa


Ana sintren masih turu


Wong nontone buru-buru


Ana sintren masih baru"


Yang artinya menggambarkan kondisi sintren dalam kurungan yang masih dalam keadaan tidur. Namun begitu kurungan dibuka, sang Sintren sudah berganti dengan pakaian yang serba bagus layaknya pakaian yang biasa digunakan untuk menari topeng, ditambah lagi sang Sintren memakai kaca mata hitam. Sintren kemudian menari secara monoton, para penonton yang berdesak-desakan mulai melempari Sintren dengan uang logam, dan begitu uang logam mengenai tubuhnya, maka Sintren akan jatuh pingsan. Sintren akan sadar kenbali dan menari setelah diberi jampi-jampi oleh pawang. Secara monoton sintren terus menari dan penonton pun beruhasa melempar dengan uang logam dengan harapan Sintren akan pingsan. Disinilah letak inti dari seni sintren, tidak tahu apakah itu hanya adegan semata atau memang benar-benar mengandung unsur magis.


Kesenian Sintren merupakan warisan tradisi rakyat pesisiran yang harus dipelihara, mengingat nilai-nilai budaya yang kuat di dalamnya, terlepas dari apakah pengaruh majis ada di dalamnya atau tidak. Sintren menambah daftar panjang kekayaan khasanah budaya sebagai warisan tradisi nenek moyang kita.


pengetahuan memberikan kekuatan.

source:id.wikipedia.org,pikiran-rakyat.com

TOPENG CIREBON


Ada yang tahu ini Topeng apa saja??